Allah SWT
berfirman:×
“Maka kecelakaanlah bagi
orang-orang yangshalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.
Orang-orang yang berbuat riya. Dan enggan (menolong dengan) barang berguna.” (QS. Al-Ma’un:1-7)
Diriwayatkan
dari Abu Sa’id bin Fadlalah RA bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW
bersabda:
إِذَا
جَمَعَ اللهُ اْلأَوَّلِينَ وَاْلآخِرِينَ لِيَوْمِ لاَ رَيْبَ فِيهِ نَادَى
مُنَادٍ: مَنْ كَانَ أَشْرَكَ فِي عَمَلِهِ اللهِ أَحَدًا فَلْيَطْلُبْ ثَوَابَهُ
مِنْ عِنُدِهِ فَإِنَّ اللهَ أَغْنَى الشُّرَكَاءِ عَنِ الشِّرْكِ
“Ketika Allah mengumpulkan orang-orang
terdahulu dan orang-orang belakangan pada hari kiamat, yaitu hari yang tiada
keraguan tentangnya, maka ada yang berseru, “Barang siapa yang menyekutukan
Allah dengan seseorang dalam melakukan suatu amalan, maka hendaknya ia menuntut
pahala dari orang tersebut, karena Allah tidak membutuhkan sekutu.” (HR. Tirmizi).
Diriwayatkan
dari Abu Sa’id al-Khudri RA, ia berkata: Pernah suatu ketika Rasulullah SAW
menghampiri kami berdiskussi tentang al-Masih Dajjal, lalu beliau bersabda:
أَلاَ أُخْرِجُكُمْ بِمَا هُوَ
أَخْوَفُ مِنَ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ؟ فَقُلْنَا بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ,
فَقَالَ: الشُّرْكُ الْخَفِيِّ, أَنْ يَقُومَ الرَّجُلُ يُصَلِّي فَيُزَيِّنُ
صَلاَتُهُ لِمَا يَرَى مِنْ نَظْرِ الرَّجُلِ إِلَيْهِ
“Maukah kalian aku beritahu tentang sesuatu yang paling aku
takutkan atas diri kalian dari pada al-Masih Dajjal? Kami menjawab: Ya, wahai
Rasulullah. Lalu beliau berkata: Syirik yang tersembunyi (syirik khafi), yaitu
seseorang mengerjakan shalat, lalu ia menghiasi shalatnya karena ia melihat ada
orang yang memperhatikannya.” (HR. Ibnu Majah).
Faedah:
1. Waspada
terhadap riya, dan ancaman yang sangat berat bagi orang yang beramal karenanya.
2. Kadang-kadang
seseorang terjerumus ke dalam perbuatan riya sanpa ia sadari.
3. Alam perbuatan
orang yang riya ditolak dan tidak diterima.

0 komentar:
Posting Komentar